LAPORAN BACAAN (3)
Bismillah
Nama: Mikuranda
Nim: 11901204
Makul: MAGANG 1
Tugas Laporan Bacaa
Assalamu’alaikum
Identitas Buku:
Buku : Manajemen Kelas
Penulis : Afriza, S. Ag., M. Pd
Penerbit : Kreasi Edukasi
Cetakan : Cetakan Tahun 2014 v,116hal. 140 x 205 mm
PEMBAHASAN
dari bacaan yang saya baca bawa menejemen kelas yaitu berbagai jenis kegiatan yang dilakukan oleh guru dengan tujuan menciptakan kondisi optimal bagi terjadinya proses pembelajaran.Perlu juga diusahakan suatu manajemen kelas dengan perspektif baru. Manajemen kelas tidak sekedar pada hal-hal teknis atau menyangkut strategi belaka, namun lebih menyangkut faktor pribadi-pribadi peserta didik yang ada di kelas tersebut. Manajemen kelas tidak dapat dilepaskan dari aspek manusiawi dari proses pembelajaran. Manajemen kelas yang ditekankan pada bagaimana mengelola pribadi-pribadi yang ada akan lebih menolong dan mendukung perkembangan pribadi, baik pribadi peserta didik maupun pribadi gurunya. Kelas yang dikelola dengan cara tersebut, peserta didik tidak hanya akan berkembang intelektualitasnya saja, namun juga aspek afektif, konatif, dan sosialitasnya. Sebab belajar ternyata tidak hanya terbatas pada aspek intelektual tetapi juga aspek perasaan, perhatian, keterampilan dan kreativitas. Proses belajar hanya efektif jika ada relasi dan komunikasi yang bermutu antara pendidik dan peserta didik dan peserta didik dengan peserta didik. Guru yang tidak menyampaikan kualitas dan makna hidupnya dalam setiap mata pelajaran yang diembannya kepada anak, tidak akan banyak berpengaruh pada perkembangan kepribadian anak. Kelas atau kegiatan pembelajaran hendaknya menjadi suasana yang menggairahkan dan mengasyikkan untuk kegiatan eksplorasi diri dan menemukan identitas diri. Manajemen kelas merupakan bagian integral dari pembelajaran efektif meliputi perencanaan, pengelolaan, dan penataan kegiatan belajar. Manajemen kelas merupakan aspek pendidikan yang sering dijadikan perhatian utama oleh guru yang berkeinginan agar para peserta didik dapat belajar dengan optimal. Dalam arti, guru mampu menyampaikan bahan pelajaran diserap oleh para peserta didik dengan baik. Penciptaan kelas yang nyaman merupakan kajian dari manajemen kelas. Sebab manajemen kelas merupakan serangkaian perilaku guru dalam uapayanya menciptakan dan memelihara kondisi kelas yang memungkinkan peserta didik untuk belajar dengan baik Di kelas segala aspek pembelajaran berproses seperti guru, murid,kurikulum, metode, media, materi dan sebagainya. Semua hasil pembelajaran ditentukan oleh apa yang terjadi di kelas. Oleh karena itu, selayaknyalah kelas dimanajemen secara baik, profesional, terus-menerus dan berkelanjutan. Untuk sampai pada tujuan yang dimaksud diperlukan pemahaman akan hal-hal umum/prinsip-prinsip manajemen kelas terlebih dahulu sebelum sampai kepada pemahaman yang lebih khusus. Kelas merupakan tempat yang dihuni oleh sekelompok manusia dengan berbagai latar belakang, karakter, kepribadian, tingkah laku, dan emosi yang berbeda beda. Karena itu dalam upaya mengelola diperlukan banyak hal guna mempermudah tugas manajemen itu sendiri. Masalah utama dalam upaya mengelola kelas adalah siswa itu sendiri. Artinya manajemen kelas dilakukan tidak lain untuk meningkatkan dan mempertahankan gairah siswa dalam belajar baik secara berkelompok maupun secara individual.
serta yang tercantum di dalam buku ini ada Berdasarkan definisi, dapat dijelaskan bahwa manajemen merupakan usaha dari pihak guru untuk menata kehidupan kelas dimulai dari perencanaan kurikulumnya, penataan prosedur dan sumber belajarnya, pengaturan lingkungannya untuk memaksimalkan efesiensi, memantau kemajuan siswa dan mengantisipasi masalah-masalah yang mungkin muncul dalam proses belajar. Studi manajemen mempunyai tiga sasaran pokok:
1. Perencanaan kurikulum yang lengkap mulai dari rumusan tujuan, bahan pembelajaran sampai pada evaluasi, hal ini dilakukan karena tanpa perencanaan usaha penataan kelas sulit mencapai hasil yang maksimal;
2. Pengorganisasian proses belajar mengajar dan sumber belajar sehingga serasi dan bermakna.
dan ada juga beberapa pendapat menajemen kelas yaitu, Made Pidarta (dalam Djamarah, 2005:172) “Manajemen kelas adalah proses seleksi dan penggunaan alat-alat yang tepat terhadap problem dan situasi kelas”. Guru bertugas menciptakan, memperbaiki, dan memelihara sistem atau organisasi kelas, sehingga anak didik dapat memanfaatkan kemampuannya, bakat, dan energinya pada tugas-tugas individual. Sudirman (dalam Djamarah 2006:172)” Manajemen kelas merupakan upaya dalam mendayagunakan potensi kelas”. Kelas mempunyai peranan dan fungsi tertentu dalammenunjang keberhasilan proses interaksiedukatif, agar memberikan dorongan dan rangsangan terhadap anak didik untuk belajar, kelas harus dikelola sebaik-baiknya oleh guru. “Manajemen kelas merupakan keterampilan guru untuk menciptakan iklim pembelajaran yang kondusif dan mengendalikannya jika terjadi gangguan dalam pembelajaran” (Mulyasa 2006:91). Sedangkan menurut Sudirman (dalam Djamarah 2006:177) ”Manajemen kelas adalah upaya mendayagunakan potensi kelas”. Ditambahkan lagi oleh Nawawi (dalam Djamarah 2006:177) ”Manajemen atau manajemen kelas dapat diartikan sebagai kemampuan guru dalam mendayagunakan potensi kelas berupa pemberian kesempatan yang seluas-luasnya pada setiap personal untuk melakukan kegitan-kegiatan yang kreatif dan terarah ”. Arikunto (dalam Djamarah 2006:177) juga berpendapat “ bahwa manajemen kelas adalah suatu usaha yang dilakukan oleh penanggung jawab kegiatan belajar mengajar atau yang membantu dengan maksud agardicapai kondisi optimal sehingga dapat terlaksana kegiatan belajar yang seperti diharapkan”. Manajemen dapat dilihat dari dua segi, yaitu manajemen yang menyangkut siswa dan manajemen fisik (ruangan, perabot, alat pelajaran).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar