Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..
Ya dengan saya Mikuranda, saya ingin berbagi cerita saya yg agak-agak gak jelas pada saat di kampung.
Mungkin para kawan-kawan akan sedikit tidak paham dengan apa yang akan saya ceritakan tapi kembali ke tugas yang di kasi oleh buk ninda dan saya akan bercerita sedikit lah.
Perbedaan bahasa di antara kita akan membuat susana yang tadi nya sunyi menjadi tertawa setelah mendengar bahasa ibu dari masing- masing daerah. Contoh nya saja pas di kelas tadi gara-gara kata kemana dalam bahasa ibu atau bahasa daerah menjadi suatu hal yang membuat kelucuan seperti bahasa kami kapuas hulu kemana itu "Kena" Mungkin bagi kami orang asli kapuas hulu adalah kata-kata yg biasa.Tetapi, bagi orang kota terdengar lucu atau sebagai nya lah.
Baru juga satu kata saja dari bahasa kapuas hulu yg bisa membuat bagi para pendengar keliahatan lucu khusus nya orang kota, dan masih banyak lagi kata-kata atau bahasa dari kapuas hulu yang akan terdengar lucu untuk kalangan orang kota tetapi bagi kami hanya biasa-biasa saja. Contohnya: Papulah nw teh? (Kamu lagi apa?)
Dan mungkin itu saja yg bisa saya ceritakan dari sekian banyak bahasa kapuas hulu, Lucu atau tidak nya bukan masalah saya yang penting saya sudah mengerjakan tugas dari dosen bahasa Indonesia. Lagi pun tertawaan kalian tidak bisa mendapat kan nilai dari tugas tersebut yang bisa itu kita para mahasiswa sudah mengerjakan tugas yang baik dan benar dari dosen bahasa Indonesia.... 😌
Kurang dan lebih nya saya ucapkan terimakasih telah ingin membaca cerita saya , Saya akhiri Wassalamulaikum warohmatulohi wabarakatuh.
Selasa, 17 September 2019
Senin, 09 September 2019
Kenangan PBAK 2019
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Pertama-tama saya akan membuat biografi saya yang mungkin di antara kalian belum tau tentang diri sayang dan sebagai nya
Perkenalkan nama saya Mikuranda biasa di panggil Miku, saya lahir pada tanggal 10 Mei 2000
Saya berasal dari desa nanga dangkan kec.silat hulu, kab.kapuas hulu prov.kalbar.
Saya lulusan dari SMAN 1 SILAT HULU pada tahun 2019 dan sekarang melanjutkan kan perkuliahan di IAIN PONTIANAK.
PBAK 2019 pada tanggal 26 sampai 29 Agustus, Semua berawal dari PAR-PBAK dmana disitu kami para calon maba di beri pengarahan untuk mempersiapkan PBAK yang di haruskan untuk menginap di kampus yang baru dan pertama kali mengadakan PBAK tersebut dengan menginap di kampus sebenarnya rasa hati yang terdalam sangat malas menginap di kampus serta fasilitas nya belum lengkap salah satunya air yang selalu habis di karna kan maba yang sangat banyak. Tapi di semua itu rasa kelas hati ini terbayarkan semua dengan keseruan mendapat kan kawan baru dan sebagainya.
Setalah Melaksanakan PBAK 2019 yang harus menginap di kampus pada tanggal 26-29 Agustus yg banyak kesan-kesan serta pelajaran yg di dapatkan mengikuti PBAK 2019. Perasaan malu, takut bercampur aduk rasa yg di rasakan tapi dari itu semua saya dapat pelajaran
Antara lain belajar mengenal kawan baru lingkungan baru, suasana baru dan sebagai nya.
Serta PBAK tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya dimana PBAK tahun ini para maba harus atau di wajibkan untuk menginap di kampus dan itu menjadi keseruan tersendiri antaranya belajar disiplin untuk menghargai waktu. Mungkin itu saja kesan yg tersimpan di dalam memori otak saya.
Mungkin itu saja yang bisa saya ceritakan selama mengikuti PBAK 2019 ini.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Pertama-tama saya akan membuat biografi saya yang mungkin di antara kalian belum tau tentang diri sayang dan sebagai nya
Perkenalkan nama saya Mikuranda biasa di panggil Miku, saya lahir pada tanggal 10 Mei 2000
Saya berasal dari desa nanga dangkan kec.silat hulu, kab.kapuas hulu prov.kalbar.
Saya lulusan dari SMAN 1 SILAT HULU pada tahun 2019 dan sekarang melanjutkan kan perkuliahan di IAIN PONTIANAK.
PBAK 2019 pada tanggal 26 sampai 29 Agustus, Semua berawal dari PAR-PBAK dmana disitu kami para calon maba di beri pengarahan untuk mempersiapkan PBAK yang di haruskan untuk menginap di kampus yang baru dan pertama kali mengadakan PBAK tersebut dengan menginap di kampus sebenarnya rasa hati yang terdalam sangat malas menginap di kampus serta fasilitas nya belum lengkap salah satunya air yang selalu habis di karna kan maba yang sangat banyak. Tapi di semua itu rasa kelas hati ini terbayarkan semua dengan keseruan mendapat kan kawan baru dan sebagainya.
Setalah Melaksanakan PBAK 2019 yang harus menginap di kampus pada tanggal 26-29 Agustus yg banyak kesan-kesan serta pelajaran yg di dapatkan mengikuti PBAK 2019. Perasaan malu, takut bercampur aduk rasa yg di rasakan tapi dari itu semua saya dapat pelajaran
Antara lain belajar mengenal kawan baru lingkungan baru, suasana baru dan sebagai nya.
Serta PBAK tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya dimana PBAK tahun ini para maba harus atau di wajibkan untuk menginap di kampus dan itu menjadi keseruan tersendiri antaranya belajar disiplin untuk menghargai waktu. Mungkin itu saja kesan yg tersimpan di dalam memori otak saya.
Mungkin itu saja yang bisa saya ceritakan selama mengikuti PBAK 2019 ini.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Langganan:
Komentar (Atom)
